BatamNesia – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Riau terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Tahun 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar verifikasi dan sosialisasi anggaran bersama seluruh Pengurus Provinsi Cabang Olahraga (Pengprov Cabor) pada 4–9 April 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Kantor KONI Kepri itu menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan setiap cabang olahraga menghadapi pesta olahraga terbesar di tingkat provinsi yang akan digelar di Kota Tanjungpinang.
Ketua Umum KONI Kepri, Usep RS, mengatakan hingga memasuki tahap akhir sosialisasi, hampir seluruh cabang olahraga telah mengikuti proses verifikasi dan menyatakan komitmen untuk berpartisipasi dalam Porprov VI 2026.
“Secara umum, sekitar 80 hingga 90 persen cabang olahraga menyatakan kesediaannya untuk ikut serta, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran yang diberikan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi KONI dalam menyusun strategi pelaksanaan,” ujar Usep.
Selain mengikuti sosialisasi, seluruh Pengprov cabang olahraga juga diminta mengisi formulir kesanggupan mengikuti Porprov serta mulai mempersiapkan atlet dan kebutuhan teknis lainnya.
Anggaran Terbatas Tak Kurangi Semangat
Usep mengakui anggaran penyelenggaraan Porprov VI mengalami penurunan dibandingkan Porprov 2022 di Kabupaten Bintan. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi komitmen KONI Kepri untuk menyelenggarakan ajang olahraga tersebut secara maksimal.
“Kami tetap berusaha sebaik mungkin agar Porprov VI di Tanjungpinang dapat terselenggara dengan baik meskipun dalam kondisi efisiensi anggaran. Ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kami,” katanya.
Menurutnya, Porprov bukan sekadar agenda kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet menuju level yang lebih tinggi.
Kunjungan Venue dan Launching Maskot
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Kepri, Dr. Suyono, SE., MBA., MM., menjelaskan setelah tahapan sosialisasi selesai, KONI akan melanjutkan berbagai agenda teknis sebagai persiapan penyelenggaraan Porprov.
Salah satu agenda terdekat adalah kunjungan ke seluruh venue pertandingan yang dijadwalkan pada **15 April 2026** untuk memastikan kesiapan fasilitas yang akan digunakan.
Pada hari yang sama, Pemerintah Kota Tanjungpinang selaku tuan rumah juga dijadwalkan meluncurkan maskot resmi Porprov VI 2026 beserta identitas visual ajang tersebut.
“KONI Kepri akan melakukan kunjungan ke venue sekaligus memastikan kelayakan fasilitas pertandingan. Tahapan ini juga mencakup proses *entry by name* dan *entry by number* sebagai bagian dari validasi data atlet dan peserta,” jelas Suyono.
Atur Mekanisme Sponsor
Suyono menambahkan, KONI Kepri juga tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pemuda dan Olahraga terkait mekanisme penggunaan dana sponsor dalam penyelenggaraan Porprov.
Menurutnya, apabila penggunaan sponsor diperbolehkan, maka akan disusun aturan khusus mengenai penempatan logo sponsor agar tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia menegaskan dana dari sponsor tidak akan dicampurkan dengan anggaran pemerintah sehingga seluruh mekanisme penggunaannya harus diatur secara transparan.
Di sisi lain, pembagian anggaran kepada cabang olahraga nantinya akan disesuaikan dengan jumlah peserta yang benar-benar mengikuti Porprov. Apabila terdapat cabang olahraga yang tidak berpartisipasi, sisa anggaran akan dialokasikan kembali secara proporsional dengan mempertimbangkan kebutuhan dan prestasi masing-masing cabang olahraga.
KONI Kepri berharap seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga pelaksanaan Porprov VI 2026 berlangsung sukses dan mampu melahirkan atlet-atlet terbaik Kepulauan Riau untuk bersaing di tingkat nasional. (*)





