BatamNesia – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Riau resmi menggelar sosialisasi dan pengenalan jajaran pengurus masa bakti 2025–2029 sebagai langkah awal memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan prestasi olahraga daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Graha Kepri Lantai 5, Batam Center, Kamis (8/5/2025), tersebut dihadiri para tokoh olahraga di Kepulauan Riau. Hadir langsung Ketua Umum KONI Kepri Usep RS, Sekretaris Umum KONI Kepri Dr. Suyono, SE., MBA., MM., serta Bendahara Umum KONI Kepri Dr. Rini Elvina.
Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Kepri Usep RS menegaskan pentingnya soliditas dan komitmen seluruh pengurus dalam menjalankan roda organisasi demi mencapai prestasi olahraga yang lebih baik.
“Kepengurusan yang telah disusun dan dibacakan tentu harus benar-benar solid untuk mencapai prestasi yang lebih baik bagi Provinsi Kepulauan Riau di berbagai ajang olahraga yang akan datang,” ujar Usep RS.

Fokus Persiapan Porprov 2026 hingga PON 2028
Usep menjelaskan bahwa agenda strategis terdekat KONI Kepri adalah mempersiapkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau Tahun 2026 yang akan menjadi fondasi pembinaan atlet daerah.
Setelah Porprov, KONI Kepri akan melanjutkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Tahun 2027 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang dijadwalkan berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Kesinambungan pengurus ini sangat penting. Kami berharap seluruh pengurus benar-benar solid dalam meningkatkan prestasi olahraga Kepri, terutama menuju ajang PON,” tegasnya.
Menurut Usep, capaian atlet Kepulauan Riau pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara menjadi modal berharga yang harus dipertahankan dan ditingkatkan pada PON mendatang.
“Alhamdulillah pada PON XXI Aceh dan Sumatera Utara kemarin kita berhasil meraih prestasi yang membanggakan. Tentu capaian itu harus ditingkatkan lagi pada PON XXII tahun 2028 di NTB dan NTT,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program pembinaan olahraga tidak dapat dicapai tanpa dukungan penuh seluruh pengurus dan cabang olahraga.
Bina 64 Cabang Olahraga
Saat ini KONI Kepri membina sekitar 64 cabang olahraga serta empat cabang olahraga fungsional. Karena itu, Usep mengajak seluruh jajaran pengurus untuk aktif membangun komunikasi dan memperkuat sinergi dengan setiap cabang olahraga.
Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi kunci dalam merumuskan program pembinaan atlet yang berkelanjutan dan berorientasi pada prestasi.
Penyamaan Visi Sebelum Pelantikan
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Kepri Dr. Suyono menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan jajaran pengurus baru, tetapi juga menjadi forum penyamaan visi dan misi organisasi sebelum pelantikan resmi dilaksanakan.
“Kita tidak bisa menunggu hingga pelantikan untuk mulai bekerja. Karena itu, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menyamakan visi, membangun komunikasi, dan menyiapkan langkah konkret menyongsong kalender pembinaan olahraga ke depan,” ujarnya.
Menurutnya, konsolidasi sejak awal penting agar seluruh pengurus memiliki arah kebijakan yang sama dalam menjalankan program kerja organisasi selama empat tahun ke depan.
Siapkan Pelantikan dan Bonus Atlet PON
Dalam kesempatan tersebut, Usep RS juga mengumumkan rencana pelantikan resmi pengurus KONI Kepri masa bakti 2025–2029 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2025 di kawasan Dompak, Tanjungpinang.
Tidak hanya pelantikan, KONI Kepri juga akan memberikan apresiasi kepada atlet-atlet berprestasi yang berhasil meraih medali pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara.
“Insya Allah bulan ini pelantikan akan kita laksanakan di Tanjungpinang. Sekaligus pada momen itu kita akan memberikan bonus kepada atlet-atlet yang berhasil meraih medali pada PON XXI Aceh dan Sumatera Utara,” ujar Usep.
Pelantikan tersebut diharapkan menjadi simbol kesiapan pengurus baru untuk bekerja secara maksimal dalam membina atlet dan meningkatkan prestasi olahraga Kepulauan Riau.
Melalui sosialisasi dan konsolidasi awal ini, KONI Kepri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembinaan olahraga daerah, mencetak atlet berprestasi, dan membawa nama Kepulauan Riau bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*)

