BatamNesia – Produsen kendaraan listrik asal China, GAC, mencatat lebih dari 10.000 unit mobil listrik telah digunakan pelanggan di Indonesia hingga pertengahan Juni 2026. Seiring meningkatnya kepercayaan konsumen, perusahaan juga mempercepat ekspansi jaringan dealer di berbagai daerah.
Hingga saat ini, GAC telah mengoperasikan 53 jaringan dealer di seluruh Indonesia sejak memulai kiprahnya di pasar otomotif nasional sekitar dua tahun lalu. Jumlah tersebut ditargetkan terus bertambah hingga akhir 2026 guna memperkuat layanan penjualan dan purnajual.
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, mengatakan pertumbuhan jumlah pelanggan menjadi tanggung jawab perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan di seluruh Indonesia.
“Pertumbuhan jumlah pelanggan menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus memperkuat jaringan dealer agar standar layanan yang kami janjikan dapat dirasakan secara konsisten oleh pelanggan di seluruh Indonesia. Ekspansi jaringan dealer menjadi wujud komitmen kami untuk terus menjaga dan memperkuat kepercayaan tersebut,” ujar Andry Ciu dalam keterangan resminya.
Penjualan GAC Tumbuh Signifikan
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), GAC membukukan penjualan grosir (wholesale) sebanyak 3.399 unit selama periode JanuariāMei 2026.
Meski pangsa pasarnya masih sekitar 0,9 persen dari total penjualan mobil nasional, GAC menjadi salah satu merek dengan pertumbuhan wholesale tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 84,2 persen secara tahunan.
Perluasan jaringan dealer disebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengimbangi pertumbuhan jumlah pelanggan sekaligus meningkatkan akses layanan bagi pengguna kendaraan listrik GAC di berbagai wilayah.
Kinerja Global Ikut Menguat
Pertumbuhan di Indonesia sejalan dengan performa GAC di pasar global.
Selama Januari hingga Mei 2026, GAC mencatat penjualan kumulatif 628.200 unit di berbagai negara atau meningkat 3,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kontributor terbesar berasal dari submerek kendaraan listrik Aion, yang membukukan pertumbuhan penjualan hingga 62,3 persen dengan total pengiriman mencapai 144.100 unit.
Aion UT Jadi Tulang Punggung Penjualan
Di Indonesia, GAC memasarkan kendaraan listrik melalui dua submerek, yakni Aion dan Hyptec.
Lini Aion saat ini terdiri atas tiga model kendaraan listrik, sedangkan Hyptec memiliki satu model yang dipasarkan di Indonesia.
Adapun Aion UT, model terbaru yang diluncurkan GAC di pasar Indonesia, menjadi penyumbang penjualan terbesar dengan kontribusi sekitar 40 persen terhadap total penjualan merek tersebut.
Ke depan, GAC optimistis tren pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia akan terus berlanjut, didukung ekspansi jaringan dealer, peningkatan layanan purnajual, serta semakin beragamnya pilihan produk yang ditawarkan kepada konsumen. ***
