Pecinta Domino, Ayo Rebut Hadiah Total Rp350 Juta!

Dimulai 13 Februari di Joglo, Tiban

Rahmat Ghafur

Batam – Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino (Orado) Kota Batam siap menggelar turnamen domino berskala besar pada awal tahun 2026. Ajang yang mengusung Domino Exhibition Tournament ini dijadwalkan mulai bergulir pada 13 Februari 2026 dan dipusatkan di Joglo, kawasan Tiban, Kota Batam.

Ketua Panitia Pelaksana, Alfisawal Akbar menyampaikan bahwa panitia menyediakan sebanyak 256 slot utama bagi pasangan peserta yang berhasil lolos dari tahapan awal. Untuk mengisi slot tersebut, setiap pasangan wajib mengikuti babak kualifikasi terlebih dahulu.

“Peserta cukup mendaftar dengan biaya Rp50 ribu per pasangan. Jika belum berhasil lolos, masih diberikan kesempatan untuk mendaftar kembali di grup lain,” ujar, Selasa, 10 Februari 2026.

Dalam satu grup lanjutnya akan diisi oleh 40 pasangan yang saling beradu strategi untuk memperebutkan status juara grup sekaligus tiket menuju babak utama.

“Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan hadiah hiburan sebesar Rp100 ribu bagi masing-masing juara grup,” ujarnya.

Lebih jauh Alfi merinci, turnamen ini digelar di beberapa titik lokasi pertandingan, yakni di empat kawasan berbeda, termasuk Batam Centre dan Sekupang. Sementara itu, seluruh peserta yang berhasil menembus babak utama akan kembali dipertandingkan secara terpusat di Joglo, Tiban, hingga partai final.

Tak main-main, panitia juga menyiapkan hadiah spektakuler bagi para pemenang. Juara pertama dan kedua akan membawa pulang masing-masing satu unit mobil Daihatsu Ayla. Sementara itu, posisi runner up akan mendapatkan dua unit sepeda motor Honda Vario, disusul hadiah hingga peringkat keempat.

“Secara keseluruhan, total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen domino ini mencapai Rp350 juta, menjadikannya salah satu kompetisi domino terbesar yang pernah digelar di Kota Batam,” pungkasnya.

Langkah Awal Menuju PON dan Ajang Internasional

Terpisah Ketua Federasi Olahraga Domino (Orado) Kota Batam, Mardianto S.IP menyambut antusias pelaksanaan Domino Exhibition Tournament.

Menurut pria yang akrab disapa Alex ini, turnamen tersebut bisa menjadi bagian penting dari upaya mempopulerkan domino sebagai cabang olahraga prestasi yang ke depan ditargetkan dapat dipertandingkan pada ajang nasional hingga internasional.

Menurut Alex, turnamen ini bukan sekadar kompetisi hiburan, melainkan langkah strategis untuk mengenalkan domino sebagai olahraga yang memiliki standar, regulasi, serta sistem pembinaan atlet yang jelas.

“Melalui ajang ini, kami ingin menunjukkan bahwa domino layak diposisikan sebagai cabang olahraga. Target jangka panjangnya, domino bisa dipertandingkan di PON bahkan ASEAN Games,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Domino Exhibition Tournament juga menjadi sarana penjaringan atlet potensial yang nantinya akan dibina dan dipersiapkan untuk mewakili Provinsi Kepulauan Riau pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Turnamen ini menjadi pintu awal untuk mencari bibit-bibit atlet domino Kepri. Dari sini kita bisa melihat potensi pemain yang siap dibina secara berkelanjutan,” tambahnya.

Alex turut menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Ketua Pengurus Provinsi Orado Kepulauan Riau, Rizki Faisal, yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam mendorong kemajuan olahraga domino di daerah.

“Dukungan dari Ketua Pengprov Orado Kepri menjadi energi besar bagi kami di Batam untuk terus bergerak dan mengembangkan domino sebagai olahraga prestasi,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya turnamen berskala besar dan dukungan lintas kepengurusan, domino dapat semakin diterima masyarakat luas. (Ghafur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *