BatamNesia.com – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) di Kantor Pemuda dan Olahraga (Kanpora) Kota Batam, Sabtu (25/10/2025). Kegiatan mengusung tema “Sinergi IARMI Kepri untuk Indonesia Maju dan Berdaulat”.
Forum tertinggi organisasi alumni Resimen Mahasiswa ini akan membahas berbagai agenda penting. Termasuk pemilihan Ketua dan Pengurus DPP IARMI Kepri masa bakti 2025–2029.
Alumni Menwa angkatan pertama Kepri, Zaki Setiawan, menyebut Musprov merupakan momentum strategis dalam menentukan arah kebijakan dan masa depan organisasi.
“Musprov DPP IARMI Kepri adalah forum pengambilan keputusan tertinggi yang dilaksanakan sekali dalam empat tahun,” ujar Zaki.
Musprov ini menghadirkan unsur Dewan Pimpinan Nasional (DPN), DPP, tujuh Dewan Pimpinan Kabupaten/Kota (DPK). Serta Komando Resimen Mahasiswa (Komenwa) Provinsi Kepri.
Selain itu, panitia juga mengundang seluruh alumni Menwa dari berbagai angkatan, kepala daerah, dan unsur Forkopimda.
Sejumlah tokoh penting dan alumni Menwa yang kini aktif di pemerintahan maupun lembaga publik juga bakal hadir. Di antaranya Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura dan Anggota DPRD Kepri Taba Iskandar. Kemudian Anggota Dewan Pendidikan Kepri Razaki Persada, Kepala Satpol PP Batam Imam Tohari, serta beberapa pimpinan perguruan tinggi di Kepri.
Rangkaian Acara: Seminar dan Bhakti Sosial
Selain pemilihan pengurus baru, Musprov juga dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan sosial dan edukatif. Di antaranya, penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako, seminar nasional, serta dialog interaktif bertema “Optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis untuk Ketahanan Nasional.”
Acara ini menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, seperti Dandim 0316 Batam, Korwil Bela Negara Provinsi Kepri, dan kalangan akademisi.
Sebagai penutup, peserta Musprov akan mengikuti latihan menembak bersama di Lapangan Tembak Polresta Barelang bersama Dandim 0316 Batam dan panitia.
Meneguhkan Semangat Pengabdian Alumni Menwa
IARMI sendiri didirikan dan dideklarasikan pada 28 Oktober 1980 di Yogyakarta. Statusnya adalah organisasi yang berbadan hukum dan tidak berafiliasi kepada organisasi politik manapun.
Zaki menjelaskan, semangat pengabdian alumni Menwa tercermin dari doktrin perjuangan Widya Castrena Dharma Siddha, yang berarti Penyempurnaan Pengabdian dengan Ilmu Pengetahuan dan Olah Keprajuritan.
“Kami berharap Musprov ini menjadi momentum untuk memperkuat soliditas, kemandirian, serta meningkatkan peran IARMI Kepri dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Ia juga berharap pengurus baru yang terpilih nantinya memiliki visi dan misi sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Kepri, serta mampu membawa IARMI menjadi organisasi yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
Visi Pemprov Kepri adalah Terwujudnya Kepulauan Riau yang Makmur, Berdaya Saing, dan Berbudaya. Dengan salah satu misinya adalah mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas, sehat, dan berdaya saing dengan berbasiskan iman dan taqwa.
“Ini sesuai dengan tujuan IARMI, salah satunya adalah membina dan meningkatkan potensi anggota dalam pengabdian kepada masyarakat dengan tetap memegang teguh semboyan Widya Castrena Dharma Siddha,” pungkasnya. ***






