IARMI Kepri Dukung Program Makan Bergizi Gratis untuk Perkuat Ketahanan Nasional

Eki Setiawan

BatamNesia.com – Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (IARMI Kepri) mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kebijakan ini dinilai bukan sekadar kebijakan pemenuhan gizi, melainkan pondasi penting dalam memperkuat ketahanan nasional.

Pandangan ini disampaikan oleh Dr. Fendi Hidayat, ST, M.Kom, Wakil Formateur IARMI Kepri, dalam Seminar Nasional bertema “Optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis untuk Ketahanan Nasional” yang digelar pada Musyawarah Provinsi (Musprov) IARMI Kepri di Kanpora Batam, Sabtu (25/10/2025).

Menurut Fendi, ketahanan gizi adalah dasar ketahanan nasional. Karena anak-anak dengan gizi baik akan meningkatkan kualitas generasi muda, mengurangi angka stunting, dan membangun sumber daya manusia yang produktif.

Melalui program ini, pemerintah tidak hanya berupaya meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia, tetapi juga membangun fondasi bangsa yang kuat secara sosial dan ekonomi.

“Program Makan Bergizi Gratis ini tidak hanya sekadar memberikan makan gratis kepada anak-anak, tapi juga akan berdampak pada banyak hal, termasuk mendukung ketahanan nasional dan target Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Belajar dari Negara Maju

Fendi yang juga menjabat Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam menjelaskan bahwa intervensi gizi melalui program pemerintah telah lama menjadi praktik di negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan. Di negara tersebut, program makan bergizi di sekolah menjadi tulang punggung pembangunan manusia dan kesejahteraan sosial.

Ia menambahkan, Indonesia juga membutuhkan langkah serupa mengingat masih tingginya angka ketimpangan pendidikan dan gizi. Berdasarkan data Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), pada tahun 2023 tercatat 0,67 persen anak tidak mengenyam pendidikan SD, 6,93 persen tidak berpartisipasi di SMP, dan 21,61 persen tidak melanjutkan ke SMA.

Selain itu, skor Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia menunjukkan tren penurunan dalam kemampuan membaca, matematika, dan sains selama satu dekade terakhir.

“Setelah ditelaah, salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya gizi yang merata di kalangan pelajar,” jelasnya.

Efek Ganda untuk Ekonomi dan UMKM

Lebih jauh, Fendi menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menyehatkan anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal. Pelaksanaan program ini memberikan dampak positif bagi UMKM, petani, peternak, dan pelaku usaha lokal yang menjadi bagian dari rantai pasok dapur MBG.

“Banyak masyarakat yang ikut mendapatkan manfaat ekonomi dari program ini,” katanya.

Peternak misalnya, bekerja sama dengan dapur MBG untuk penyediaan bahan pangan dan pakan ternak. Efek berganda (multiplier effect) ini menjadikan program MBG bukan hanya agenda sosial, tetapi juga instrumen pemberdayaan ekonomi rakyat.

Penyerapan Tenaga Kerja Capai Ribuan Orang

Hal senada disampaikan Defri Frenaldi, Koordinator Wilayah Batam Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG di Kepulauan Riau telah menciptakan penyerapan tenaga kerja hingga 3.935 orang, tersebar di 131 dapur layanan atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi.

Saat ini, program Makan Bergizi Gratis di Kepri telah melayani sekitar 52 persen dari total 516.149 penerima manfaat. Setiap dapur SPPG mengelola rata-rata Rp1 miliar per bulan, dengan total perputaran dana mencapai Rp131 miliar setiap bulan.

“Dari total anggaran tersebut, sekitar 80 persen digunakan untuk belanja bahan makanan dan 20 persen untuk biaya operasional,” ujar Defri.

Musprov IARMI Kepri sendiri dibuka oleh Sekretaris DPN IARMI, Ahmad Riza Patria, dan ditutup oleh Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, yang juga merupakan alumni Resimen Mahasiswa.

Acara tersebut dihadiri para pengurus DPK IARMI se-Kepri, anggota DPD RI Ria Saptarika, Letkol Marinir Eddy Effendi, Mayor CKE Tidar Arga Lisa mewakili Dandim 0316 Batam, serta Sekretaris Badan Kesbangpol Kepri Aludin Andi. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *