BatamNesia – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Aman, S.Pd., M.M., mengajak santri dan pesantren di Kota Batam berpartisipasi dalam ajang PKB Award 2026. Kompetisi yang digelar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menyiapkan hadiah dengan total nilai Rp1 miliar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026.
Aman mengatakan, PKB Award 2026 menjadi kesempatan bagi santri dan pesantren untuk menunjukkan kreativitas, prestasi, serta kontribusi mereka di bidang keagamaan, literasi, teknologi, dan media digital.
“Kami mengajak para santri dan pesantren untuk memeriahkan Hari Santri dengan beragam kompetisi, seperti media sosial, pesantren digital, Sholawat Idol, hingga kompetisi akun Instagram santri,” ajak Aman, Minggu (11/10/2026).

Aman, S.Pd, MM merupakan anggota Komisi IV DPRD Kepri yang membidangi urusan sumber daya manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat. Politisi PKB itu terpilih sebagai anggota DPRD Kepri periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kepri 4 atau Batam A, yang meliputi Kecamatan Batam Kota, Bengkong, Batu Ampar, dan Lubuk Baja.
Menurut mantan anggota DPRD Batam dua periode tersebut, keterlibatan santri dalam ajang tersebut dapat menjadi sarana untuk mengembangkan potensi sekaligus memperkenalkan karya pesantren kepada masyarakat yang lebih luas.

Lima Bidang Apresiasi PKB Award 2026
Sekretaris Jenderal DPP PKB Hasanuddin Wahid, yang akrab disapa Cak Udin, sebelumnya menjelaskan bahwa PKB Award 2026 dirancang untuk memberikan apresiasi kepada santri dan pesantren yang terus berkarya, baik dalam menjaga tradisi keilmuan Islam, mengembangkan teknologi digital, maupun menyebarkan nilai-nilai keislaman melalui seni dan budaya.
“PKB Award ini merupakan wujud kepedulian dan kecintaan PKB kepada pesantren dan para santri. Kami ingin memberikan penghargaan kepada mereka yang terus berkarya, baik dalam menjaga tradisi keilmuan melalui kitab kuning, mengembangkan teknologi digital, maupun berdakwah melalui seni sholawat,” ujar Cak Udin di Jakarta.
Dalam PKB Award 2026, terdapat lima bidang apresiasi, yakni Konten Sosmed/Media Santri, Teknologi Pesantren, Pesantren Hijau, Literasi Santri, dan Sholawat Idol.
Bidang Literasi Santri ditujukan untuk mengapresiasi karya intelektual, termasuk kitab kuning yang ditulis santri. Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya penulis dan ulama muda sekaligus menjaga tradisi keilmuan pesantren.
Sementara itu, bidang Teknologi Pesantren menyasar pesantren yang memanfaatkan teknologi digital, pegiat media berbasis santri dan Islam, serta pengembang teknologi tepat guna. Apresiasi ini diharapkan mendorong pemanfaatan teknologi sebagai sarana pendidikan, dakwah, dan penyebaran informasi positif.
Bidang Konten Sosmed/Media Santri memberikan ruang bagi kreativitas santri dalam memproduksi konten dan mengelola media digital. Adapun Pesantren Hijau menjadi bidang apresiasi bagi inisiatif pesantren yang berkaitan dengan kepedulian dan pengelolaan lingkungan.
Sementara itu, Sholawat Idol ditujukan bagi santri yang memiliki bakat dalam seni sholawat. Melalui kategori ini, PKB ingin mendorong generasi muda melestarikan seni religi dan menjadikan sholawat sebagai salah satu media dakwah yang dekat dengan masyarakat.
Cak Udin mengatakan, proses seleksi dilakukan terhadap pesantren yang memanfaatkan teknologi digital, santri yang menghasilkan karya kitab, pegiat media, serta pengembang teknologi tepat guna. Santri yang memiliki bakat di bidang sholawat juga mendapat ruang untuk menunjukkan kemampuannya.
“Saat ini kami sedang melakukan proses seleksi terhadap pesantren-pesantren yang melek digital, santri-santri yang memiliki karya kitab, para pegiat media homeless, serta karya teknologi tepat guna. Kami juga ingin memberikan ruang bagi talenta-talenta santri di bidang sholawat. Mereka semua punya peran dan posisi penting bagi masa depan pesantren dan masa depan NU,” kata Cak Udin.
Puncak PKB Award 2026 dijadwalkan berlangsung dalam rangkaian peringatan Hari Santri pada 22 Oktober 2026 di Jakarta. Para finalis akan diundang untuk mengikuti acara tersebut, dengan penghargaan direncanakan diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin. ***






