Jokowi Akan Bawa PSI Lolos DPR 2029, Kader Gajah Diminta Kerja Keras

Rahmat Ghafur

InspirasiToday – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyatakan keyakinannya bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan berhasil menembus Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Pemilu 2029.

Optimisme tersebut disampaikan Jokowi usai menghadiri dan berpidato dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026). Menurut Jokowi, kekuatan struktur kepengurusan dan semangat kader PSI saat ini menjadi modal utama untuk lolos ke Senayan.

“Kalau yang saya lihat, untuk masuk Senayan, dengan struktur yang ada sekarang dan semangat yang ada, insyaallah enggak ada masalah,” ujar Jokowi.

Siap Bekerja Mati-matian untuk PSI

Meski menegaskan dirinya bukan kader dan tidak masuk dalam kepengurusan PSI, Jokowi menyatakan siap bekerja keras membantu partai berlambang gajah tersebut.

“Saudara-saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI,” kata Jokowi di hadapan peserta Rakernas.

Pernyataan itu kemudian ditegaskan kembali dengan nada lebih lantang.

“Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja mati-matian untuk PSI,” teriak Jokowi, yang langsung disambut tepuk tangan dan sorak peserta Rakernas.

Rekam Jejak PSI di Pemilu

PSI pertama kali menjadi peserta pemilu pada Pemilu 2019, saat masih menggunakan logo mawar dan dipimpin oleh Grace Natalie. Pada pemilu tersebut, PSI meraih 2.650.361 suara atau 1,89 persen, gagal lolos ke DPR karena tidak memenuhi ambang batas parlemen 4 persen.

Pada Pemilu 2024, PSI yang telah berganti logo menjadi gajah dan dipimpin Giring Ganesha, kembali gagal melampaui ambang batas. PSI yang tergabung dalam koalisi pendukung Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka memperoleh 4.260.169 suara atau 2,81 persen.

Mesin Jokowi Dinilai Jadi Kunci

Ketua Harian PSI Ahmad Ali menilai pernyataan Jokowi sebagai sinyal kuat kepada jejaring loyalis dan relawan untuk mendukung PSI pada kontestasi politik mendatang.

“Pernyataan Pak Jokowi ini bukan hanya untuk kader PSI, tapi juga untuk relawan-relawan beliau. Karena beliau tinggal memencet tombol, mesinnya sudah berjalan,” ujar Ali.

Menurutnya, meskipun Jokowi belum secara resmi bergabung dengan PSI, secara politik dan emosional Jokowi sudah sangat dekat dengan partai tersebut.

“Pak Jokowi itu punya sistem dan mesin politik yang terawat hampir 10 tahun selama beliau menjadi Presiden. Pernyataan tadi sangat membesarkan hati, sekaligus membangun optimisme bagi PSI,” jelas mantan Wakil Ketua Umum Partai NasDem itu.

Ali bahkan meyakini, dengan dukungan Jokowi, target PSI menembus tiga besar nasional pada Pemilu 2029 bukan sesuatu yang mustahil.

“Dengan kehadiran Pak Jokowi, PSI punya peluang besar melompat jauh,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *